Aku Malu Ya Allah

Sejenak aku berpikir..

Aku mulai merenung tentang hidup ini..

Aku menangis tersedu-sedu..

Air mata mengalir deras..

Aku pun menjadi sangat malu..

Merasa hina..

Merasa kotor..

Betapa banyak dosa kepada-Mu yang telah aku lakukan..

Betapa banyak perintah- Mu yang telah aku ingkari..

Jijik terkadang dengan diri sendiri..

Seolah menjadi manusia munafik..

Benar-benar munafik..

Melakukan ibadah banyak dengan sembunyi tetapi menjadi ujub..

Melakukan ibadah banyak dengan terang-terangan menjadi sombong..

Inikah aku sebagai manusia yang pantas Engkau ciptakan dan banggakan..

Bahkan Engkau banggakan kepada penghuni langit bahwa kita adalah khalifah…

Sedih aku..

Malu..

Benar-benar memalukan..

Hanya menjadi manusia yang banyak berbuat kerusakan di muka bumi..

Bahkan lidah yang telah banyak menyakiti hati muslim lainnya..

Berapa perbandingan dzikir dan ghibah yang telah aku lakukan..??

Aku pun semakin gerah dengan semua dosa-dosa ini..

Banyak doa yang aku panjatkan pada-Mu..

Padahal semua hanya hawa nafsuku saja..

Kapan doa itu tulus hanya karena-Mu..?

Tulus ikhlas supaya dekat dengan-Mu?

Belajar-Manajeman-tangis

Ya Allah.. aku malu..

Aku malu..

Bahkan ketika bersikap munafik masih saja ada manusia lain yang menganggap diri ini baik..

Bahkan ketika pernah bohong masih saja ada manusia lain yang menilai diri ini manusia yang jujur..

Aku malu..

Tersadar bahwa pandangan orang adalah rahmat dan teguran dari-Mu..

Engkau lebih tahu ya Allah bahwa aku tidak sebaik yang orang pikirkan..

Aku tidak sejujur yang orang pikirkan..

Semua hanya fatamorgana pendangan mereka saja..

Lalu aku menjadi semakin malu pada-Mu ya Allah..

Bahkan ibadah yang aku panjatkan dengan sungguh-sungguh tidak mampu menyaingi kebesaran-Mu..

Aku malu dan tersadar…

Betapa Engkau sangat baik padaku..

Sangat sayang padaku..

Bahkan ketika aku berbuat maksiat..

Maaf-Mu selalu terbentang luas..

Kesempatan selalu terbuka lebar..

dan orang-orang masih percaya dan memaafkan sikapku..

Apa itu hanya kebetulan?

Salah besar!

Semua adalah karena-Mu..

Semua karena rahmat-Mu..

Bahkan segala aib hidupku Engkau tutupi dengan indah,,

Engkau balas dengan begitu banyak kebaikan..

Namun kapan aku pernah bersyukur..??

Mempertebal iman??

Mencintai-Mu dengan tulus??

Aku malu ya Allah.. sungguh aku malu..

aku malu… aku malu..

Bahkan aku bersumpah jika aku masih bermaksiat kepada-Mu..

Bunuh saja aku..!!!

Aku sudah tidak tahan..!!!

Tahu kah Engkau, ya Allah..

Jiwa ini sudah tidak kuasa lagi menangis karena menyesal menghianati-Mu..

Menangis karena banyaknya khilaf..

Ya Allah aku sungguh malu..

Semoga Engkau menerima tobatku..

Oleh: Fauziah

NB: Mohon menjaga “orisinalitas’” tulisan ini. Semoga Allah selalu bersama orang-orang yang “jujur”. Terima kasih.

3 thoughts on “Aku Malu Ya Allah

  1. subhanallah saat membaca tulisan kaka menetes pula air mata malu yang jatuh dari mata hamba yang penuh dengan dosa ini😥 Astagfirullah …. ampuni kami Ya Allah beri kami tuntunan hidayah-Mu Ya Rabb… u.u

Silahkan Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s